Kamis, 12 Juli 2012

Lebih indah dari yang terindah..

Coretan indah tanganmu kembali terlihat & akan ku lihat setiap 
saat untuk aku selalu bisa bersemangat hanya dengan ucapanmu 
yang tersirat & tidak terucap dari bibirmu namun telah tercipta 
dari dalam lubuk hatimu..dan itu lebih indah...
Tidak asing dengan untaian kata yg merayu, tak aneh dengan 
deretan  kalimat yg merdu, sudah bosan dgn ucapan syahdu, krn 
dapat ku bwt  seorg diri smua itu. Namun ada yg lbh indah, lbh 
brkesan dr karya"ku.. Yaitu karyamu di akhir cerita dlm dairyku. .

Terimakasih....
Trlengkapilah dongengku dlm buku ini..
"Tetap Semangat ya ! ! ! !
Jangan ngeluh terus walau itu berat ! ! ! !
Senyum dong :) ! ! !

Y.H"

yang tetap setia.

Timbul inspirasi..


Lebih khusyuk, dan mendalami.
Menimbun doa..
Dengan cara ini ku terbiasa.
Mengurutkan huruf demi huruf, merangkai kata dengan kata agar tercipta kalimat indah dan menyentuh hati mu, menyusun setiap kalimat dengan Bissmillah..
Lagi dan lagi membacanya kembali..
Mengulang dan terus membaca hingga tertetes satu tetesan dari kanan dan kiri..

Kesengsaraan batin yang mendalam, kekecewaan merasuki jiwa yang baru saja menemui kebahagiaan, kesedihan seperti masa dulu kembali lagi mengatapi hari-hariku, tekanan yang kembali menjadi bumi injakan langkahku, tangisan keikhlasan yang terbebas dari siksaan kini kembali ku tapaki,rekaman Allah akan setia menunggu, perhitungan-Nya telah siap untuk menentukan dimana aku akan berakhir dalam perjalanan yang memilikan ini.
Jika menjadi gila adalah jalan keluar, aku ingin selamanya menjadi wanita gila karena masa lalu.
Jika memotong urat nadi ini adalah sarana membuat kebahagiaan itu kembali, akan aku lakukan demi perinsipku.
Sayangnya tak ada pilihan dalam hidupku untuk saat ini.
Tidak ada macam-macam gerbang yang mesti ku tentukan tuk dijalani.
Tapi inilah pilihanku dulu kala, mungkin kini ku sedang berada dalam ruang yang mana gerbang utamanya telah ku tentukan dengan indah.
Kejujuranku akan teruji untuk yang kedua kalinya..
Aku siap jika ini memang takdirku, inilah prinsipku dalam hidup yang ingin ku laksanakan hingga aku tak lagi di izinkan untuk bernafas.

Ya Allah....
ajari hamba-Mu ini untuk Tawadhu
ajari hamba-Mu ini untuk Tawakal
ajari hamba-Mu ini untuk Ikhlas
ajari hamba-Mu ini untuk Bersabar

Sartikah Hidayat
30 Juni 2012

Jumat, 06 Juli 2012

Bosan Hidup karena tersakiti



Kalau sudah menjadi seorang mantan, mantan saja. Tak usah menambahkan jabatan, tidak perlu ditambahkan gelar pengganggu. !
Seakanmlelaki hanya satu saja. Tak ingin untuk berubah ketentuan hati, pula tidak mau berpindah ke lain cinta.
Padahal cinta dia sudah berubah. Memang juga tak terlihat pula ketulusan, seperti orang yang risih dan resah.
Maafkan aku,, afeksiku terhadapmu tak bisa ku hilangkan..
Kamu memang berhasil lupakan aku.
Pasti hatimu yang dulu telah terkubur oleh ke egoisan dan prinsipmu.
Pasti cahaya ketulusan yang dulu telah meredup seiring jarak antar kita yang semakin menjauh.
Pasti rasa suka yang dulu telah hilang untuk sekarang kamu rasakan.
Hanya sesaat kamu parkirkan kasih sayang itu.
L kenapa bukan untuk selamanya..??! permanen hanya dalam hidupku.?
Mungkin kamu telah bosan. Mungkin aku telah salah dan berdosa.

Aku tidak berbakat untuk melupakanmu
Aku tidak pandai membuatmu tertarik seperti dulu..
Itu real pertemuan yang telah Allah takdirkan..!
Dan inilah takdirku.

Memang bukan wanita yang menarik.
Mungkin mereka menganggap aku wanita yang kuat yang pantas untuk dinikmati sesaat dan disakiti selamanya.
Memang bukan takdirku saat ini menjadi kekasih hatimu selamanya.
Mungkin kamu merasa kurang percaya diri bila berdampingan dengan wanita yang bergelar lebih tinggi darimu..!

Ya Allah..........
Kau tahu,, hati hamba sangat terluka dengan kejadian ini.
Batin ini amat tersiksakarena ulah kami.
Kejujuran hamba telah tertantang dalam kisah dengan dia yang adanya seperti ini.
Jiwa hamba tertekan atas keputusannyauntuk mengakhiri.

Ya Allah....jadikan hamba,
hamba-Mu yang tegar..
hamba-Mu yang lapang..
hamba-Mu yang penyabar, pula jadikan hamba-Mu yang penyayang, agar tidak ada dendam yang bersayang, sehinnga tak ada benci dalam hati..

ya Allah.... cepatlah Kau panggil hamba.. dengan kesabaran dan kepasrahan ini hamba menyerah..
tersungkur dalam kegelapan malam, untuk memohon ampun, tak bergeming lagi untuk kegemerlapan dunia, aku tidak cocok berada dalam pertandingan yang tak memerankan hati.
Ya Allah ampuni hamba...mungkin memang dengan inilah hamba akan tersadar, Engkau-lah yang lebih tahu hamaba..
Ya Allah,, hamba merindu-Mu beserta kekasih-Mu..
Disini terlalu banyak hal yang tak hamba butuhkan namun selalu menggoda.. kuatkanlah hamba dalam menjalani takdir-Mu ini..
Engkau tidak akan memberi cobaan seperti ini jiak aku tak tertakdirkan mampu melewatinya... J


Sartikah Hidayat

Kamis, 28 Juni 2012

hheemmm,, ralatku..

Blog ku ini memang bukan sebuah blog yang menyampaikan berbagai informasi, bukan juga untuk ku bercerita, curhat dan sebagainya.. aku hanya iseng-iseng sajah berbagi pengalaman.. tempat ku curhat, cerita dan berkeluh kesah adalah Tuhanku, Allah s.w.t.. bukan orang, bukan buku dan bukan pula akunku ini.. walaupun sebenernya buku diary ku banyak banget..!!

aku pun mempunyai batasan tertentu untuk ku publikasikan pengalaman ku sendiri..
ini hanyalah pelampiasan ku semata..karena aku tidak sanggup mencapai cita-cita ku sebagai penulis, jadi ku buatlah blog "Kasih kisah dalam hidupku" ini.. okkee

28-06-2012
Sartikah Hidayat

iseng-iseng nulis..!


Tidak terduga
Aku berbagi tawa dan canda , selama aku mampu untuk menutupi sedihku..
Aku memupuk kembali jiwa raga ini untuk percaya diri seperti dulu..
Hilangkan dengan perlahan rasa yang menyesakkan dada ini,, tarik dengan halus sakit ini atas keputusanmu yang selalu ku ingat hingga kini..!
Terkadang aku bahagia , walaupun hanya dengan sisa kenangan..
Sering kali , diam-diam aku tersenyum seorang diri di waktu sepi.
Setiap waktu aku termenung untuk mengingat dan berintrofeksi, hanya kamu ciptaan Tuhan yang berperan aktif dalam batinku..

360 hari .
Waktu yang cukup lebih ,
Lebih cukup untuk mengenal kamu.. cukup lebih sulit untuk aku lupakan kamu..

1800 hari,
waktu yang cukup lama..namun tidak mampu menghadiahkan rahmat dari Tuhan bagi hidupku..akan tetapi berawal dari 1800 hari itu lah aku dapat merasakan dan menjalani 360 hari yang sangat tak ku duga akan terjadi dalam hidupku.!
Dan tak aku duga ini akan terjadi pula..

Kita mampu menjalani perpisahan disaat kita masih sangat saling menyayangi.. tidak aku sangka, kita bisa berkomitmen dalam hasrat hati kita yang tak tercapai.. ternyata potensi merubah keburukkan menjadi kebaikkan ada pada diri kita..kita memang bisa mengubah suatu kenyataan , namun tidak dengan keputusanmu..!!!!!
Kita tetap bersama walau raga kita tidak saling berjumpa.
Kita tetap bersatu meski kenyataan menceraiberaikannya.
Kita tidak akan terpisahkan meski suatu saat nanti kau kan mencari panggantiku.
Kita akan bertemu dalam ruang Restu-Nya..
Kita akan terikat dengan tali takdir-Nya..
pertalian yang suci atas ridha Allah..

Sartikah Hidayat

Rabu, 27 Juni 2012

Bersama malaikat dan jin



Tidak seorang diri..
Jauh dari keramaian, tidak terlihat dalam kerusuhan, aku hanya ingin menikmati hidup ini,, walaupun harus dengan seorang diri..
Seorang diri bersama malaikat dan jin..
Makhluk Tuhan itulah yang setia, selalu menemani dimanapun aku, terus mendampingi sedang apapun aku..
Saat melakukan dosa, ketika dalam kekhilafan, waktu aku tertidurpun mereka ada..ketika ku berbuat baik juga berbuat buruk mereka ada, dua makhluk itu tetap melakukan tugasnya masing-masing.. dan tidak akan pernah pergi dari sampingku sebelum ku wafat.

Mungkin yang terlihat aku memang seorang diri..
Yang telihat hanya wujud, sekedar raga..
Yang terasa, hanya aku dan Tuhan lah yang tahu..

Malaikat..
Tolong sampaikan kepada Tuhan,,
Jadikan air mata ini sebagai kekuatan jiwaku..
Jadikan air mata ini sebagai penyejuk hatiku..
Jadikan air mata ini sebagai air mata yang Tuhan rahmati..
Jadikanlah air mata ini sebagai kebahagiaan dalam batinku..

Malaikat..
Bawalah hatiku kepada-Nya
Aku ingin DIA lah yang memiliki hatiku..
aku ingin DIA lah yang menggenggam hatiku..
hingga tak ada yang akan mampu untuk merebutnya.!
Karena sesungguhnya, Ia lah Tuhan yang tak ada tandingannya,     

ya Allah peluklah hamba...

Jin (syetan)..
jangan kau jadikan laki-laki itu sebagai jebakkanmu untukku..
sesungguhnya aku telah berlindung kepada Tuhan..
jangan kau jadikan laki-laki itu sebagai umpanmu..
karena sebenarnya kau pun tahu aku sangat menyayanginya, aku sangat ingin memilikinya, aku sangat mencintainya... namun, telah ada Yang Maha Penyayang, ada Yang Maha Memiliki pula ada Yang Maha Mencintai..
yaitu.. Tuhanku Allah s.w.t

 27-07-2012
Sartikah Hidayat

Senin, 25 Juni 2012

ya Allah..

Hamba menangis , 
hamba bersedih ya Robb..
hamba melemah..hamba tidak kuasa . !
ketika ia harus pergi , saat keterpurukkan kembali menaungi hari-hari.
Namun ada yang lebih sengsara, yang membuat semakin menderita . .
Hamba bersedih ketika tidak dapat menjumpai-Mu dalam shalat.
Hamba menderita ketika wajar seorang perempuan melekat..

tapi , nazis kah diri hamba lebih dari darah ini..???!!!
karena dosa yang bergelimangan dalam hidup hamba..!
ampuni hamba ya Allah...

hanya dengan berdo'a.. dengan menangis, dan dengan tersungkur di kegelapan malam.. hamba dapatkan ketenangan batin yang berarti..ketenangan hati yang abadi, dan ketenangan hidup yang hakiki..

ya Allah.. Tuhan Yang Maha Pengampun, ampunilah segala dosa-dosa hamba..
ya Allah.. Tuhan Yang Maha Pengasih, kasihilah hamba-Mu ini..
ya Allah.. Tuhan Yang Maha Adil, adili-lah hamba..sekiranya Engkau tempatkan hamba dalam Neraka-Mu itu memang wajar..
ya Allah.. Tuhan Yang Maha Bijaksana, berikanlah kebijakkan bagiku kelak..
ya Allah.. Tuhan Yang Maha Penyayang, sayangilah kedua orang tua hamba, sayangilah kerabat-kerabat hamba, karena Engkau menyayangi kami tentulah Engkau akan melindungi kami..

ya Allah..jangan Kau mekarkan Genggaman-Mu, jangan Kau lepaskan pelukkan-Mu ini..
sesungguhnya,, itu adalah setenang-tenangnya ketenangan hamba di dunia..
tidak ada yang mampu menandingi kenyamanan yang ku dapat tulus dari-Mu..





cikarang, 26 Juni 2012

sartika