Jumat, 06 Juli 2012

Bosan Hidup karena tersakiti



Kalau sudah menjadi seorang mantan, mantan saja. Tak usah menambahkan jabatan, tidak perlu ditambahkan gelar pengganggu. !
Seakanmlelaki hanya satu saja. Tak ingin untuk berubah ketentuan hati, pula tidak mau berpindah ke lain cinta.
Padahal cinta dia sudah berubah. Memang juga tak terlihat pula ketulusan, seperti orang yang risih dan resah.
Maafkan aku,, afeksiku terhadapmu tak bisa ku hilangkan..
Kamu memang berhasil lupakan aku.
Pasti hatimu yang dulu telah terkubur oleh ke egoisan dan prinsipmu.
Pasti cahaya ketulusan yang dulu telah meredup seiring jarak antar kita yang semakin menjauh.
Pasti rasa suka yang dulu telah hilang untuk sekarang kamu rasakan.
Hanya sesaat kamu parkirkan kasih sayang itu.
L kenapa bukan untuk selamanya..??! permanen hanya dalam hidupku.?
Mungkin kamu telah bosan. Mungkin aku telah salah dan berdosa.

Aku tidak berbakat untuk melupakanmu
Aku tidak pandai membuatmu tertarik seperti dulu..
Itu real pertemuan yang telah Allah takdirkan..!
Dan inilah takdirku.

Memang bukan wanita yang menarik.
Mungkin mereka menganggap aku wanita yang kuat yang pantas untuk dinikmati sesaat dan disakiti selamanya.
Memang bukan takdirku saat ini menjadi kekasih hatimu selamanya.
Mungkin kamu merasa kurang percaya diri bila berdampingan dengan wanita yang bergelar lebih tinggi darimu..!

Ya Allah..........
Kau tahu,, hati hamba sangat terluka dengan kejadian ini.
Batin ini amat tersiksakarena ulah kami.
Kejujuran hamba telah tertantang dalam kisah dengan dia yang adanya seperti ini.
Jiwa hamba tertekan atas keputusannyauntuk mengakhiri.

Ya Allah....jadikan hamba,
hamba-Mu yang tegar..
hamba-Mu yang lapang..
hamba-Mu yang penyabar, pula jadikan hamba-Mu yang penyayang, agar tidak ada dendam yang bersayang, sehinnga tak ada benci dalam hati..

ya Allah.... cepatlah Kau panggil hamba.. dengan kesabaran dan kepasrahan ini hamba menyerah..
tersungkur dalam kegelapan malam, untuk memohon ampun, tak bergeming lagi untuk kegemerlapan dunia, aku tidak cocok berada dalam pertandingan yang tak memerankan hati.
Ya Allah ampuni hamba...mungkin memang dengan inilah hamba akan tersadar, Engkau-lah yang lebih tahu hamaba..
Ya Allah,, hamba merindu-Mu beserta kekasih-Mu..
Disini terlalu banyak hal yang tak hamba butuhkan namun selalu menggoda.. kuatkanlah hamba dalam menjalani takdir-Mu ini..
Engkau tidak akan memberi cobaan seperti ini jiak aku tak tertakdirkan mampu melewatinya... J


Sartikah Hidayat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar